Nasionalis Tragis

Ini negara demokratis bukan komunis

Jangan hanya memberi kami yang pesimis dengan obral janji manis

Ada yang mulai pesimis, saat ada yang mengaku nasionalis

Terlihat klimis, ternyata pengemis

Berani mengais, dari rakyat yang menangis

Iklan
This entry was published on 7 April 2014 at 17:12. It’s filed under Opini, Politik, Sastra and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Please leave a comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: